Showing posts with label peranan orangtua. Show all posts
Showing posts with label peranan orangtua. Show all posts

Thursday, March 10, 2016

peran orangtua menghadapi anak masa kini



1.      Mengetahui peran orangtua dalam menghadapi anak masa kini
Anak masa kini sangatlah berbeda dengan anak zaman 80-an. Anak zaman sekarang memiliki pola pikir yang lebih cepat dewasa. Tentu saja cara mengasuhnya berbeda dengan zaman dulu. Pada masa kini kehidupan masyarakat barat telah mempengaruhi gaya hidup remaja dalam masyarakat masa kini. Oleh karena itu, orangtua memiliki peran yang penting dalam mengawasi anak-anaknya dalam bergaul dan menuntun dalam menjalani hidup.
Anak zaman sekarang cenderung lebih manja dan banyak tuntutan. Saat ini segala kemudahan fasilitas yang didapat membuat anak menjadi manja. Sebagai orangtua, anda harus bisa menghadapinya demi masa depan anaknya. Namun, sebagai orangtua tidak dapat terlalu memanjakan anaknya, karena hal itu akan mempengaruhi tingkah lakunya. Kemajuan zaman membuat semuanya mudah untuk diakses dengan menggunakan gadget yang mereka miliki. Orangtua juga harus sering memantau apa saja aktivitas yang dilakukan anaknya dengan gadget yang ia gunakan.
Media saat ini sangat berpengaruh dengan kepribadian anak masa kini. Salah satu media yang sangat mempengaruhi perilaku anak masa kini seperti televis dan internet. Anak-anak saat ini senang menonton acara sinetron, didalam sinetron tersebut tentu terdapat tayangan tayangan yang bermesraan. Mereka akan meniru gaya pacaran yang mereka tonton disinetron. Tentu hal itu akan merusak moral anak. Bukan hanya gaya berpacaran yang mereka tiru, mereka juga akan menirukan pada dirinya dari apa yang mereka lihat dari televisi, seperti gaya berbicara, gaya berpakaian, gaya rambut dan mengikuti trend ditelevisi.
Sekarang, anak-anak masa kini lebih suka tampil layaknya orang dewasa. Dengan menggunakan kosmetik, memilih berdandan layaknya orang dewasa. Sehingga, anak masa kini yang masih dibawah umur terlihat lebih tua.  Orangtua harus bisa memantau dan mengontrol acara yang ditonton, supaya mereka tidak menonton acara yang tidak sesuai dengan umur mereka, sehingga mereka tidak terpengaruh oleh tayangan distasiun televisi.
Dengan adanya penelitian ini, maka orangtua akan mengetahui peran orangtua dalam menghadapi anak masa kini yaitu :
v  Menjaga ikatan keluargaOrangtua dan anak haruslah menghabiskan waktu bersama, agar orangtua dapat mengetahui perkembangan anaknyaa. Kebersamaan dengan keluarga sangat berharga.
v  Menjadi panutanSangat penting utuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anak anda. Orangtua harus pintar mengatur waktunya untuk memberi contoh yang baik pada anaknya. Orangtua yang sibuk, kurang memperhatikan anaknya akan mempengaruhi perilaku anaknya.
v  Memegang nilai moral . Orangtua memiliki peran penting dalam memperbaiki sisi moral anaknya. Orangtua harus mengawasi tingkah laku anaknya.

mendukung kemampuan anak



Mendukung kemampuan yang dimiliki anaknya
Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda dengan anak yang lainnya. Ada anak yang senang nyanyi, senang melukis dan ada anak yang senang dengan petualangan. Orang tua haruslah mengetahui kemampuan apa yang dimiliki seorang anaknya. Dalam hal ini orangtua harus mengambil keputusan bagaimana cara untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki anaknya. Sang anak membutuhkan dukungan dan motivasi agar anak tersebut dapat meraih apa yang diinginkannya.
Pendidikan memegang peranan penting bagi kehidupan seseorang. Melalui pendidikan seseorang dapat memperoleh pengetahuan. Dengan pengetahuan, anak tersebut akan mengetahui kemampuannya dalam hal apa. Namun, kemampuan tersebut tidak akan berkembang jika tidak dilatih. Dengan proses belajar maka anak tersebut dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Sebagai orangtua, mereka harus melakukan sesuatu untuk mengembangkan kemampuan anaknya. Namun, saat ini orangtua menuntut keberhasilan prestasi pada anaknya. Banyak orangtua yang terlalu memaksakan kehendaknya, terlebih dalam hal prestasi. Orangtua menuntut prestasi yang tinggi pada anaknya, tanpa sikap demokratis dan pendekatan komunikasi yang kurang sehingga perkembangan anak terabaikan. Akibatnya, berpengaruh pada prestasi anak tersebut. Orangtua merasa tindakannya benar karena semua itu dilakukan semata-mata demi kebaikan anaknya. Akan tetapi hal itu justru membuat kemampuan sang anak tidak berkembang.
Orangtua seharusnya bertanggung jawab dalam membimbing anak, agar proses belajarnya tetap berlangsung dan terarah sesuai kemampuannya. Dengan melakukan pendekatan komunikasi antara orangtua dengan anak, maka orangtua akan mengetahui kemampuan apa yang dimiliki anknya. Untuk mencapai prestasi yang diharapkan, seorang anak mebutuhkan lingkungan yang kondusif dan menyenangi apa yang dipelajarinya. Orangtua sangat berperan dalam menciptakan suasana yang dapat mendorong anaknya senang untuk belajar sehingga pestasi anak tersebut dapat meningkat. Orangtua dapat mendampingi anak dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Proses belajar yang berhasil mengacu pada prestasi belajar. Prestasi belajar Seorang anak yang mendapat perhatian dan dukungan dari orangtua lebih baik dibandingkan prestasi seorang anak yang kurang perhatian dan dukungan dari orangtua. Maka dari itu, orangtua harus senantiasa memberikan dukungan atau motivasi kepada anak agar anak tersebut dapat mencapai prestasinya sesuai yang diinginkan. Dengan bimbingan dari orangtua maka anak tersebut dapat mencapai pemahaman dan pengarahan diri untuk melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya. Dukungan orangtua adalah kunci dari keberhasilan anak.



pengarahan dalam mendidik anak



   Memberikan pengarahan dalam mendidik anak
Peranan orang tua dalam lingkungan keluarga yang penting adalah memberikan
pengalaman pertama pada masa anak anak. Dengan pengalaman pertama merupakan faktor penting dalam mempengaruhi perkembangan kepribadian anak. Keluarga merupakan salah satu agen sosilisasi terkecil dimasyarakat. Selain proses sosialisasi didalam keluarga juga berlangsung suatu proses pembentukan kepribadian dan proses pengasuhan.
Orangtua yang sadar akan pendidikan akan mencurahkan perhatiannya untuk mendidik anak agar memperoleh dasar-dasar pola pergaulan hidup yang baik dan benar dimasyarakat kelak melalui penanaman disiplin, kebebasan dan penyerasian terhadap nilai-nilai dan norma yang berlaku dimasyarakat. Pola hidup yang semakin modren menjadikan psikologi anak sekolah terutama anak SMP juga berubah. Anak SMP sekarang saat pulang sekolah bukan belajar malah lebih memilih ke mall, bermain PS dan warnet, maupun bermain bola.
Setiap anak harus mendapatkan pola asuh yang benar saat mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pola asuh yang baik menjadikan anak berkepribadian kuat, tak mudah putus asa, dan bertanggung jawab menghadapi hidup penuh dengan warna-warni hidup. Orangtua tampil sebagai panutan bagi anaknya. Orangtua harus menanamkan perilaku yang baik bagi dirinya, sehingga anaknya akan menjadi anak yang baik. Selain itu, orangtua juga harus mengontrol tingkah laku anak agar anak tidak melakukan hal-hal yang menyimpang.
Dalam mendidik anak , orangtua harus membangun rasa percaya diri anaknya dan membimbing agar tidak tergantung degan orang lain. Orangtua juga tidak boleh memaksakan kehendaknya pada anak, tidak boleh terlalu kejam karena hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi anak. Tanpa disadari sifat memaksakan kehendak pada anaknya akan mempengaruhi tingkah laku anaknya. Seharusnya orangtua dalam mendidik anaknya dengan memberikan kasih sayang, memberi pujian dan memberi semangat jika mengalami kegagalan dan sebagainya.
Mendidik anak sudah menjadi kewajiban bagi setiap orangtua. Dalam mendidik anak tentu tidakah mudah, ada hal-hal yang memang harus diberikan kepada anak dan ada pula yang tidak. Terkadang, orangtua tidak menyadari akan suatu hal yang memang seharusnya tidak baik untuk diterapkan kepada anak. Salah satunya kata melarang. Oleh sebab itu, dalam mendidik anak seharusnya orangtua tidak menerapkan pola pelarangan akan tetapi pengarahan. Jadi, berikaanlah pengarahan kepada anak bukan pelarangan. Karena sikap melarang akan memberi efek rasa takut kepada anak. Dengan pengarahan  akan memberikan kepahaman pada anak. Dengan begitu anak aktn mengerti mengapa ia tidak dibolehkan melakukan itu.