Showing posts with label periklanan. Show all posts
Showing posts with label periklanan. Show all posts

Thursday, March 17, 2016

pengertian advertising

Pengertian Advertising menurut PPPI (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia)
Advertising adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu media dibiayai oleh pemrakarsa dan ditujukan untuk sebagian atau seluruh masyarakat.
Pengertian Advertising Menurut Pakar :
Defenisi iklan menurut Frank Jefkins (1997): iklan adalah pesan yang diarahkan untuk membujuk orang untuk membeli.
Menurut Rhenald Kasali (1992) iklan didefenisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat lewat media
Menurut Phillip Kotler iklan yaitu sebuah bentuk penyajian dan promosi ide, barang, dan jasa secara nonpersonal oleh sebuah sponsor tertentu yang memerlukan sejumlah biaya.
Menurut Urban decan iklan yaitu harus menyampaikan pesan yang dimaksud, menjalin koneksi dengan konsumen dan menimbulkan dampak melalui pesan kreativ yang menarik perhatian dan mudah diingat.
Perbedaan iklan dan periklanan
Iklan adalah suatu produk yang memberi informasi kepada kita berupa barang dan jasa yang sering dilihat dimedia massa. Bentuk promosi untuk  menawarkan, mempromosikan dan memperkenalkan produk perusahaaan kepada masyarakat melalui suatu media. Iklan tidak lagi hidup pada abad ke-18, namun telah tumbuh dan berkembang menjadi sebuah realitas yang dapat membangkitkan sebuah tatanan sosial baru. Iklan bagaikan sebuah dunia magis yang dapat mengubah komoditas kedalam gemerlapan yang memikat dan mempesona. Iklan membaantu membentuk kepribadian sebuah merek. Jenis-jenis iklan terdiri dari beberapa jenis yang digolongkan menjaddi tujuh kategori utama, yakni : iklan konsumen, iklan antar bisnis, iklan perdagangan, iklan eceran, iklan keuangan, iklan langsung dan iklan rekruitment.
Periklanan adalah salah satu alat yang digunakan perusahaan untuk mengarahkan komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat. Periklanan adalah komunikasi komersil dan nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan kesuatu khalayak target melalui media bersifat massal sseprti raddio teevisi, koran, majjalah,direct mail, reklame luar ruang, atau kendraaan umum. Pesan-pesan periklan dapat ditransmisikan melalui media baru, khususnya internet. Klasifikasi periklanan seperti periklanan produk,  eceran, korporasi, bisnis ke bsnis, politik, direktori, respon langsung, pelayaan masyarakat, periklanan advokasi.




Jenis-Jenis Iklan
iklan konsumen
iklan antar bisnis
iklan perdagangan
iklan eceran,
iklan keuangan
iklan langsung
iklan rekruitment.
menurut Frank Jefskin iklan terbagi 7 yaitu :
Iklan konsumen adalah iklan yang digunakan untuk menawarkan barang dan jasaa ke konsumen secara luas dengan menggunakan jasa media. Iklan ini banyak dikenal sebagai iklan niaga ditelevisi, radio dan media lainnya. Contohnya : iklan rinso, iklan rexona, dan sebagainya.
Iklan Antar bisnis adalah iklan dengan target kepada satu atau beberapa individu yang berperan memengaruhi pembelian barang atau jasa industri untuk kepentingan perusahaan dimana para individu itu bekerja..  Contohnya yaitu : bahan mentah atau komponen, peralatan kantor, jasa biro perjalanan, dll.
Iklan Perdagangan adalah iklan yang  memberikan informasi kepada para pedagang  tentang barang-barang yang tersedia untuk dijual kembali. Iklan ini ditujukan pada kalangan distributor, kulakan besar, para agen, eksportir maupun importir, dan para pedagang umumnya. Contohnya yaitu : perusahaan pakaian, prusahaan sepatu dan sebagainya.
Iklan Eceran adalah iklan yang dibuat oleh perusahaan pemilik produk atau pemasok produk yang disebarkan dipasar swalayan, supermarket, toko, dan sebagainya. Contohnya yaitu : perusahaan roti, perusahaan kertas, penerbit buku, perusahaan mentega, dan sebagainya.
Iklan Keuangan adalah iklan yang menghimpun dana atau menawarkan modal, baik dalam bentuk asuransi, penjualan saham, jasa buku tabungan, investasi, surat obligasi, surat hutang . Contohnya yaitu : asuransi prudential, kartu kredit, bank swasta dan bank negara, dll.
Iklan Langsung adalah iklan yang menggunakan medium post (direct mail), media pos secara langsung sampai pada tujuan. Contohnya yaitu : pengepostan sebuah produk melalui email dan sebagainya.
Iklan Lowongan kerja (recruitment) adalah iklan yang digunakan untuk merekrut tenaga kerja sesuai persyaratan. Walaupun iklan ini sifatnya terbatas, ruangnya sempit, kurang mendapat perhatian secara estetika, namun jenis iklan ini banyak dijumpai diberbagai media massa.  Jumlahnya yang banyak sehingga media menyesuaikan ruang khusus unttuk iklan ini. Contohnya yaitu : lowongannn kerja
driver, lowongan kerja administrasi, lowongan kerja CPNS, dan sebagainya.


Fungsi-Fungsi Iklan
Fungsi iklan yaitu:
Fungsi komunikasi : sebagai media komunikasi , iklan memiliki fungsi penting dalam dunia pemasaran yaitu menyampaikan pesan merek yang disampaikan oleh produsen atau pengiklan kepada masyarakat luas.
Fungsi pendidikan : iklan dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai tertentu yang pada akhirnya  akan mempengaruhi pola pikir, sikap, dan perilaku khalayak. Nilai yang terkandung dalam iklan sudah selayaknya mempunyai nilai edukasi yang dapat mencerdaskan konsumen.
Fungsi Pemasaran utk menjual informasi tentang barang, jasa, gagasan melalui media dengan membayar ruang dan waktu sebagai tempat lewatnya dari komunikatif kepada komunikan.
Strategi Iklan
Strategi iklan yaitu :
Positioning
Positioning adalah strategi komunikasi yang berhubungan dengan bagaimana khalayak menempatkan suatu produk, merek atau perusahaan didalam otaknya. Positionong harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan langkah yang tepat. Menurut Hiebing dan Cooper (1997) positioning sebagai membangun persepsi produk didalam pasar sasaran yang relatif terhadap persaingn. Ada banyak variabel yang digunakan untuk memposisikan sebuah merek baru atau mereposisikan merek lama. Positioning sebagai kunci target pemasaran. Pengelola pemasaran harus mengetahui bagaimana memproses informasi, menciptakan persepsi dan bagaimana persepsi mempengaruhi pengambilan keputusannya. Positioning merupakan bagian penting dalam pemasaran yang membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang pasar, segmen, target, persaingan daan sumber daya organisasi. Positioning terkait erat dengan pasar-pasar target dan segmentasi. Bermanfaat untuk meningkatkan penjualan, pangsa pasar, dan hasil-hasilnya secara keseluruhan. Myers (1996) membedakan struktur persaingan kedalam tiga tingkat yaitu superioritas,diferensiasi, dan paritas.

Sumber :
Buku Great Answer to Tought Marketing Question oleh P R Smith
Buku Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu oleh Morrisan, M.A.
Buku Konstruksi Sosial Media Massa oleh Prof.Dr.H.Burhan Bungin, S.sos.,M.Si
Buku Prinsip-prinsip Pokok Periklanan dalam Perspektif Global oleh Monlee & Carla Johnson




Thursday, March 10, 2016

komunikasi pemasaran terpadu

tugas pribadi mata kuliah IMC



KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU
INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION
1.      Sejarah Integrated Marketing Communication
Pengelola pemasaran hingga kini masih ada yang beranggapan bahwa kegiatan promosi yang paling efektif adalah beriklan melalui media massa. Anggapan ini menyebabkan fungsi promosi suatu perusahaan, selama beberapa dekade didominasi oleh iklan media massa. Perusahaan tergantung pada biro iklan dalam menberikan bimbingan dan saran kepada managemen mengenai segala hal yang terkait dengan komunukasi pemasaran. Bentuk komunikasi pemasaran, selain beriklan di media massa, seperti promosi penjualan dianggap sebagai pekerjaan tambahan. Pengelola pemasaran pada masa lalu membuat batasan secara tegas antara fungsi pemasaran dan promosi. Mereka merencanakan dan mengelola kegiatan pemasaran dan promosi dengan anggaran yang terpisah.
Pada 1980-an, berbagai perusahaan di negara maju khususnya Amerika Serikat, mulai menyadari perlunya untuk mengintegrasikan seluruh instrumen promosi. Perusahaan mulai bergerak menuju proses yang disebut dengan komunikasi pemasaran terpadu atau integrated marketing communications (IMC). Saat ini banyak perusahaan mulai menyadari perlunya upaya mengintegrasikan berbagai kegiatan komunikasi pemasaran yang selama ini dilakukan secara terpisah. Kegiatan komunikasi pemasaran itu mencakup :
a)      memasang iklan dimedia massa (media advertising)
b)      pemasaran langsung (direct marketing)
c)      promosi penjualan (sales promotion)
d)     penjualan personal (personal selling)
e)      pemasaran interaktif
f)       hubungan masyarakat (public relations) untuk mencapai komunikasi pemasaran yang lebih terpadu.

2.      Pengertian Integrated Marketing Communication
Komunikasi pemasaran yang terintegrasi merupakan suatu konsep yang sederhana. Konsep ini memastikan bahwa semua komunikasi dan pesan-pesan dihubungkan bersama-sama secara hati-hati. Pada tingkat yang paling mendasar, komunikasi pemasaran yang terintegrsi atau IMC berarti pengintegrasian semua alat-alat promosi yang ada sehingga alat-alat tersebut bekerja sama dengan selaras. Salah satu alat komunikasi yang sangat kuat adalah penyampaian lisan (word of mouth). Hal ini bisa dihasilkan melalui para pekerja, layanan pelanggan, kualitas produk, dan melalui alat-alat komunikasi lainnya seperti iklan yang provokatif, promosi penjualan yang menggemparkan, dan publisitas yang pantas diberitakan.
Banyak perusahaan  mulai tertarik untuk menggunakan jasa agen IMC yang menawarkan promosi melalui cara-cara diluar iklan media massa. Asosiasi Biro Iklan Amerika  (American Association of Advertising Agencies) berhasil menyusun definisi komunikasi pemasaran terpadu yang menjadi salah satu defenisi pertama dibidang ini, yaitu : “A concept of marketing communication planning that recognizes the added value of a comprehensive plan that evaluates the strategic roles of a variety of communication disciplines-for example, general advertising, direct response, sales promotion and public relation-and combines these disciplines to provide clarity, consistency, and maximum communication impact.” Artinya suatu konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang mengakui nilai tambah dari satu rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasi-misalnya, iklan umum, respon langsung, promosi penjualan dan hubungan masyarakat- dan menggabungkan berbagai disiplin tersebut guna memberikan kejelasan, konsistensi, serta dampak komunikasi yang maksimal.
Defenisi tersebut memusatkan perhatiannya pada proses penggunaan seluruh bentuk promosi untuk mencapai dampak atau efek komunikasi yang maksimal. Namun pihak Don Schultz dan rekan menilai defenisi tersebut masih sempit atau terbatas tidak menggambarkan komunikasi pemasaran terpadu yang sebenarnya.
Komunikasi pemasaran terpadu (IMC) merupakan upaya untuk menjadikan seluruh kegiatan pemasaran dan promosi perusahaan dapat menghasilkan citra yang bersifat satu dan konsisten bagi konsumen. Banyak perusahaan dinegara maju menggunakan IMC dengan perspektif yang lebih luas. Bagi perusahaan IMC memberikan banyak perbaikan dibandingkan metode tradisional yang memperlakukan berbagai elemen komunikasi dan pemasaran sebagai kegiatan terpisah.
Dengan semakin pahamnya pengelola pemasaran terhadap IMC, mengakui bahwa IMC menawarkan lebih dari sekedar gagasan untuk mengoordinasikan seluruh elemen pemasaran dan komunikasi. Pendekatan IMC membantu perusahaan mengidentifikasi metode yang paling tepat dan efektif untuk berkomunikasi serta membangun hubungan dengan pelanggan dan juga pihak yang terkait, seperti karyawan, pemasok, investor, kelompok dan masyarakat umum
Tom duncan dan sandra moriarty menyatakan bahwa IMC merupakan pendekatan pemasaran ‘generasi baru’ untuk memfokuskan upaya mereka dalam memperoleh, mempertahankan dan mengembangkan hubungan  perusahaan dengan pelanggan serta pihak yang berkaitan. Menurut mereka, pesan dapat berasal dari tiga level atau tingkatan yaitu: korporat, pemasaran dan komunikasi pemasaran
Pada tingkat korporat berbagai aspek bisnis dan filosofi perusahaan seperti misi perusahaan, pemberian sumbangan sosial, budaya perusahaan serta cara-cara perusahaan dalam memberikan respon terhadap setiap pertanyaan, kesemunya memberikan dimensi yang dapat mempengaruhi persepsi dan hubungan antara perusahaan dengaan pelanggan. Misalnya: perusahaan pembuat sepatu merek NIKE pernah menerima publisitas negatif sehubungan dengan pemberitaan adanya dugaan bahwa perusahaan itu menggunakan tenaga kerja dibawah umur serta kondisi tempat yang tidak kondusif di sejumlah pabrik asia tenggara. Publisitas negatif tersebut telah memperlemah citra perusahaan NIKE dimata konsumen generasi muda. Perusahaan itu harus melakukan kampanye humas besar-besaran untuk menangkis tuduhan tersebut serta membangun kembali citra perusahaan dikalangan generasi muda.
Pada level pemasaran, sebagaimana yang telah dikemukakan sebelumnya perusahaan mengirim pesan kepada pelanggan serta pihak yang terkait melalui pihak instrumen yang tersedia, tidak hanya melalui promosi. Konsumen membuat kesimpulan atas suatu produk dengan sejumlah elemen, seperti desain, penampilan, kemampuan, harga, dan dukungan pelayanan suatu produk di distribusikan. Misalnya, produk dengan harga mahal menjadi simbol kualitas yang bagus, begitu pula desain, pengemasan popularitas merek dari toko yang menjual produk. Perusahaan pembuat alat tulis merek Montblanc menggunakan desain klasik dan nama merek yang berkarakter serta harga yang sangat mahal agar alat tulis mereka memiliki status dan berkualitas tinggi.
Pada level komunikasi pemasaran, Duncan dan Moriarty mengatakan bahwa seluruh pesan harus disampaikan dan diterima secara konsisten untuk menciptkan persepsi yang utuh bagi pelanggan dan pihak yang terkait. Hal ini membutuhkan kesatuan berbagai pesan komunikasi pemasaran serta integrasi fungsi berbagai fasilitator promosi, seperti biro iklan, konsultan humas, tenaga promosi penjualan, perancang produk dan sebagainya. Tujuannya untuk dapat berkomunikasi dengan satu suara, satu penampilan dan satu citra dalam setiap kegiatan komunikasi pemasaran untuk mengidentifikasi serta memosisikan perusahaan dan merek dengan cara yang konsisten.
 Banyak pengelola pemasaran saat ini, dan juga biro iklan muali menggunakan pendekatan IMC dan menerapkan komunikasi total untuk menciptakan dan mempertahankan hubungan antara perusahaan atau merek dan pelanggannya.
3.      Dinamika Integrated Marketing Communication
Salah satu perkembangan paling signifikan bagi dunia pemasaran terjadi pada tahun 1990-an dengan munculnya gerakan bagi perusahaan untuk menerapkan komunikasi pemasaran terpadu (IMC), perusahaan melakukan perubahan strategi pemasaran dari pemasaran tradisional beralih kepada IMC yang terus berlanjut hingga sekarang. Gerakan ini pun sudah diikuti oleh sebagian perusaan besar di negara berkembang termasuk indonesia.
Terdapat sejumlah alasan mengapa perusahaan memilih untuk menggunakan pendekatan IMC dalam mengelola pemasaan mereka. Alasan fundamental adalah munculnya pemahaman mengenai pentingnya upaya untuk  memadukan berbagai fungsi komunikasi yang tersedia dari pada membiarkan berbagai fungsi komunikasi itu bekerja sendiri. Perusahaan memperoleh manfaat dari sinergi diantara berbagai, instrumen promosi serta mengembangkan program komunikasi pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
Para pendukung IMC berargumentasi bahwa pendekatan komunikasi pemasaran terpadu menjadi cara termudah bagi perusahaan untuk memaksimalkan tingkat pengambilan investasi bidang pemasaran dan promosi. Perubahaan penting yang terjadi pada konsumen adalah semakin tersegmentasinya konsumen berdasarkan demografis, gaya hidup, konsumen media serta pola belanja yang berbeda diantara berbagai kelompok konsumen. Misalnya, Televisi berlangganan menawarkan saluran atau channel dalam jumlah besar kepada rumah tangga untuk menyiarkan iklan selam 24 jam. Iklan tv sering dikemas dalam bentuk infomercial yang lebih menuyerupai program tv daripada iklan. Perusahaan transportasi menunjukan kecendrungan untuk menyediakan pelayanan penjualan tiket melalui internet. Calon penumpang pesawat udara, misalnya, dapat melihat jadwal penerbangan, mengetahui harga tiket, mengecek tiket dengan discount, membeli tiket, memesan tempat duduk melalui internet. Penumpang bahkan dapat mengetahui harga tiket pesawat untuk satu tahun kedepan melalui media ini.
Perkembangan internet yang sangat cepat pada akhirnya yang mempengaruhi media massa tradisional seperti tv, radio, majalah, dan surat kabar yang semakin terfragmentasi. Hal ini mendorong pengelola pemasaran untuk mencari alternatif lain untuk berkomunikasi dengan target khalayaknya yaitu antara lain dengan menjadikan pesan iklan mereka menjadi bagian dari budaya populer. Misalnya, menjadikan suatu produk menjadi bagian dari pertunjukan televisi atau film.
Ciri-ciri utama terrjadinya revolusi pemasaran ini antara lain :
·         Adanya perubahan strategi pemasaran dari beriklan dimedia massa kepada berbagai bentuk promosi lainnya khususnya promosi harga penjualan
·         Adanya kecendrungan untuk tidak lagi terlalu bergantung pada iklan media massa dan beralih pada pemecahan masalah komuiksi
·         Terjadinya perubahan pengendali pasar dari produsen kepada pengecer
·         Penggunaan database marketing yang semakin meningkat
·         Tuntutan yang semakin besar terhadap biro iklan serta perubahan kompensasi biro iklan
·         Pertumbuhan internet yang sangat cepat telah mengubah cara perusahaan melakukan bisnis dan cara perusahaan berkomunikasi dan berinteraksi dengan konsumen.
Revolusi pemasaran mempengaruhi setiap orang yang terlibat dalam proses pemasaran dan promosi. Banyak perusahaan yang menyadari bahwa mereka harus mengubah cara-cara mereka memasarkan dan mempromosikan barang dan jasa yang dihasilkan. Biro iklan akan terus memosisikan diri mereka pada posisi yang baru yaitu sbagai mitra yang mampu menawarkan lebih dari hanya sekedar memasang iklan dimedia massa. Biro iklan harus dapat meyakinkan klien mereka bahwa mereka dapat mengelola seluruh atau sebagian besar kebutuhan komunikasi klien mereka secara terintegrasi atau terpadu.
Suatu program IMC yang berhasil hanya dapat diwujudkan jika perusahaan dapat menemukan kombinasi yang tepat dari berbagai instrumen dan teknik promosi yang ada, menentukan peran mereka dan seberapa jauh maing-masing instrumen dan teknik promosi itu digunakan serta melakukan koordinasi dalam penggunannya.
Sumber : buku Periklanan : Komunikasi Pemasaran Terpadu oleh Morrisan, M.A. dan buku Great Answer to Tought Marketing Questions oleh P.R Smith.
INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION
(KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU)
logo fisip usu baru.jpg

Disusun Oleh :
Yanna Rosari Op.Sunggu
140904047



DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2016